Riseh Tunong Susun Rancangan Qanun Perlindungan Satwa Liar

RISEHTUNONG.DESA.ID – Dalam upaya memberikan perlindungan terhadap satwa liar dalam wilayah Gampong Riseh Tunong Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, Pemerintah Gampong Riseh Tunong menyusun Rancangan Qanun Perlindungan Satwa Liar.

Penyusunan Draf Rancangan Qanun Perlindungan Satwa Liar menghadirkan narasumber dari Forum Daerah Aliran Sugai (DAS) Krueng Peusangan dan LSM FDKP Bireuen.

Adapun maksud dari penyusunan Qanun perlindungan satwa liar ini ditujukan untuk menjaga kelestarian satwa liar dan keseimbangan hidup masyarakat yang selaras dengan alam. Sasarannya yaitu dalam upaya melindungi satwa liar dari perburuan, penangkapan, pembunuhan dan atau penjebakan yang bisa menyebabkan penurunan populasi satwa liar yang ada dalam wilayah Gampong Riseh Tunong.

Dalam Rancangan Qanun Gampong tersebut, misalnya mengatur tentang larangan pemburuan semua jenis satwa liar dan pelarangan menangkap ikan dengan menggunakan bahan kimia (apotas), bahan biologis, racun pestisida, dan alat strum.

Selanjutnya, dalam rancangan tersebut juga memuat pasal-pasal tentang larangan melakukan pemburuan hewan yang tidak menganggu manusia atau tanaman. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga kelestarian satwa liar dan keseimbangan alam.

Setelah Draf Rancangan ini selesai disusun, akan diserahkan kepada Badan Permusyawatan Gampong atau Tuha Peut untuk dibahas bersama masyarakat.

Sebagaimana kita ketahui bahwa satwa liar adalah sumber daya alam yang tidak ternilai harganya sehingga kelestariannya perlu dijaga.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan